Semua Cerita
Tampilkan postingan dengan label Album. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Album. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 April 2015

Teluk Lombok, Sangatta/Sabtu, 4 April 2015 Keluarga besar MI Ar-Riyadh Hidayatullah Bontang mengadakan kegiatan liburan bersama keluarga yang bertempat di Teluk Lombok Sangatta Kutai Timur. Rombongan memulai star dari kompleks Ponpes Hidayatullah Bontang pada pukul 07.00 Wita. Masing-masing ustadz-ustadzah MI Ar-Riyadh membawa serta keluarganya. Sebagian menumpangi bus Sapu Lidi Bontang - Samarinda serta yang lainnya menggunakan mobil pribadi.

Keluarga Besar MI ArRiyadh Bontang Kunjungan Wisata ke Teluk Lombok

PKBM MELATI BONTANG   at  06.15  1 comment

Teluk Lombok, Sangatta/Sabtu, 4 April 2015 Keluarga besar MI Ar-Riyadh Hidayatullah Bontang mengadakan kegiatan liburan bersama keluarga yang bertempat di Teluk Lombok Sangatta Kutai Timur. Rombongan memulai star dari kompleks Ponpes Hidayatullah Bontang pada pukul 07.00 Wita. Masing-masing ustadz-ustadzah MI Ar-Riyadh membawa serta keluarganya. Sebagian menumpangi bus Sapu Lidi Bontang - Samarinda serta yang lainnya menggunakan mobil pribadi.
Baca Selanjutnya→

Senin, 30 Maret 2015


PKBM MELATI BONTANG   at  18.32  No comments


Baca Selanjutnya→

Selasa, 10 Maret 2015

Sesekali tidak ada salahnya kan mengucap syukur karena kita dilahirkan dan dibesarkan di Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia yang menyimpan seribu satu macam surga di jajaran pulau-pulaunya yang tersembunyi. Keindahan alam dan budaya di seluruh penjuru Indonesia tampaknya seperti nggak ada habisnya, dan beberapa spot wisata baru selalu dapat dengan mudah ditemukan ketika para pelancong mulai merasa bosan dengan suatu spot wisata yang telah terlalu ramai dan penuh sesak oleh para pencari hiburan.
Pegipegi akan mengajak kamu melancong ke Indonesia Bagian Timur yang masih relatif sepi dari perhatian turis dan pemberitaan media massa. Meski jarang masuk koran bukan berarti Kepulauan Maluku tidak istimewa, travelers. Nih daftar 5 tempat wisata keren di Kepulauan Maluku yang wajib kamu kunjungi.
1. Pulau Banda, Maluku Tengah
pulau banda
Ini dia spot wisata idaman buat para pecinta diving dan snorkeling. Taman Laut Banda yang terletak di antara Pulau Neira, Pulau Gunung Api, Pulau Ai, Pulau Sjahrir dan Pulau Hatta ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah. Kamu bisa mencapai lokasi ini dengan menumpang kapal feri selama satu malam dari ibu kota Kepulauan Maluku, Kota Ambon, dan meski perjalanan memakan waktu cukup lama kamu tak akan menyesal jika telah melihat dengan mata kepala sendiri indahnya taman laut di bawah permukaan air Laut Banda. Di sini kamu bisa menjumpai sekitar 350 spesies biota laut, termasuk beberapa jenis terumbu karang purba yang keberadaannya terancam punah.
Kalo nggak bisa menyelam kamu masih bisa menikmati keindahan taman laut dan melihat ikan paus dan lumba-lumba dari atas perahu, travelers. O ya, kamu juga bisa mencoba memancing ikan tuna dan cakalang, tentunya dengan bantuan dari para nelayan setempat. Ada beberapa fasilitas bagi turis yang tersedia di Pulau Banda, yaitu guest house, rumah makan dengan menu tradisional dan toko suvenir. Selain menyelam, hiking di desa tradisional, hutan pala dan reruntuhan peninggalan Belanda di kota Bandaneira adalah kegiatan yang mengasyikkan. Jangan lupa menutup hari berpetualangmu di sini dengan menyaksikan matahari terbenam di pantai selatan Banda Besar yang akan membuatmu terkesima.
2. Pulau Bacan, Halmahera Selatan
pulau bacan
Pulau Bacan adalah salah satu di antara gugusan Kepulauan Maluku yang terdapat di sebelah barat daya Pulau Halmahera dan termasuk dalam wilayah Kabupaten Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara. Pulau Bacan memiliki beberapa spot wisata menarik seperti Benteng Barnevald yang merupakan peninggalan sejarah dari masa pendudukan bangsa Portugis. Sayangnya benteng berada dalam kondisi kurang terawat, namun jangan khawatir kamu masih bisa menikmati pemandangan menakjubkan dengan berdiri di bagian atas benteng. Di sini kamu bisa saksikan jernihnya air laut hingga kamu bisa melihat terumbu karang berikut aneka macam ikan yang berenang di dalamnya, dan ada juga rumah-rumah kayu yang dibangun di atas air dan didiami Suku Bajo.
Selain itu masih ada Pantai Pawete, Masjid dan Keraton Sultan Bacan serta cagar alam Pulau Bacan yang semuanya tak akan habis dinikmati dalam waktu sehari saja. Ada beberapa hotel dan guest house yang bisa kamu sewa sementara berjalan-jalan di Pulau Bacan. Jangan lupa membawa pulang batu permata khas Pulau Bacan yang kini sedang hip dan menjadi buah bibir berkat keunikannya, yaitu menghasilkan warna yang sesuai dengan panas tubuh orang yang memakainya.
3. Kota Ambon
kota ambon
Kota yang juga disebut dengan Amboina atau Ambon Manise yang artinya kota Ambon yang indah atau cantik. Sebutan itu sepertinya nggak berlebihan karena meski pernah jatuh akibat kerusuhan SARA di tahun 1999, kota Ambon berhasil memikat siapapun yang mengunjunginya berkat keindahan alam dan keramahtamahan penduduknya. Berada di tepi pantai membuat Kota Ambon kaya akan obyek wisata pantai yang masing-masing memiliki ciri khas. Misalnya Pantai Pintu Kota yang terletak di ujung Kota Ambon. Keunikan pantai ini adalah adanya batu karang besar yang berbentuk seperti gapura. Ada juga Pantai Hunimoa yang terletak sekitar 40 km dari pusat kota. Selain bisa berenang dan duduk-duduk di pasir pantai yang putih besih, kamu juga bisa melihat-lihat bekas lapangan terbang yang digunakan selama masa Perang Dunia II.
Kota Ambon sendiri telah dikenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah sejak berabad silam. Dan ini menjadikan Kota Ambon kaya akan beberapa peninggalan bersejarah lainnya seperti Bunker VOC, puing-puing kapal barang Belanda dan Portugis di dasar perairan Waiyame, Fort Victoria, Museum Siwalima dan masih banyak lagi.
4. Danau Rana, Pulau Buru, Maluku Tengah
danau-rana
Danau Rana adalah salah satu danau terbesar di seantero Kepulauan Maluku dan terletak 63 km dari pusat kota Namlea, salah satu kota teramai di pulau tempat pembuangan penulis legendaris Pramoedya Ananta Toer. Perjalanan untuk mencapainya juga tidak mudah, travelers. Pertama-tama kamu harus naik kapal feri dari Kota Ambon ke Pulau Buru. Sampai di Pulau Buru kamu harus naik mobil selama 1,5 jam dari kota Namlea ke Desa Wamlana, Kecamatan Air Buaya. Nah, dari Desa Wamlana ini kamu harus meneruskan perjalanan sekitar 43 km sebelum mencapai Danau Rana.
Yang membuat Danau Rana menarik adalah pemandangan di sekitarnya, yaitu hutan yang masih alami, berpadu dengan pantulan langit di permukaan air jernih dan dihiasi bunga teratai. Suasana jadi makin syahdu ketika hari menjelang senja dan air danau yang tenang memantulkan warna langit lembayung. Rasanya seperti di surga, travelers!
Berminat menjadi saksi keindahan panorama alam Maluku? Yuk cari hotelnya di Pegipegi dan nikmati liburan kamu!

4 Tempat Yang Harus Kamu Kunjungi di Kepulauan Maluku

PKBM MELATI BONTANG   at  16.48  No comments

Sesekali tidak ada salahnya kan mengucap syukur karena kita dilahirkan dan dibesarkan di Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia yang menyimpan seribu satu macam surga di jajaran pulau-pulaunya yang tersembunyi. Keindahan alam dan budaya di seluruh penjuru Indonesia tampaknya seperti nggak ada habisnya, dan beberapa spot wisata baru selalu dapat dengan mudah ditemukan ketika para pelancong mulai merasa bosan dengan suatu spot wisata yang telah terlalu ramai dan penuh sesak oleh para pencari hiburan.
Pegipegi akan mengajak kamu melancong ke Indonesia Bagian Timur yang masih relatif sepi dari perhatian turis dan pemberitaan media massa. Meski jarang masuk koran bukan berarti Kepulauan Maluku tidak istimewa, travelers. Nih daftar 5 tempat wisata keren di Kepulauan Maluku yang wajib kamu kunjungi.
1. Pulau Banda, Maluku Tengah
pulau banda
Ini dia spot wisata idaman buat para pecinta diving dan snorkeling. Taman Laut Banda yang terletak di antara Pulau Neira, Pulau Gunung Api, Pulau Ai, Pulau Sjahrir dan Pulau Hatta ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah. Kamu bisa mencapai lokasi ini dengan menumpang kapal feri selama satu malam dari ibu kota Kepulauan Maluku, Kota Ambon, dan meski perjalanan memakan waktu cukup lama kamu tak akan menyesal jika telah melihat dengan mata kepala sendiri indahnya taman laut di bawah permukaan air Laut Banda. Di sini kamu bisa menjumpai sekitar 350 spesies biota laut, termasuk beberapa jenis terumbu karang purba yang keberadaannya terancam punah.
Kalo nggak bisa menyelam kamu masih bisa menikmati keindahan taman laut dan melihat ikan paus dan lumba-lumba dari atas perahu, travelers. O ya, kamu juga bisa mencoba memancing ikan tuna dan cakalang, tentunya dengan bantuan dari para nelayan setempat. Ada beberapa fasilitas bagi turis yang tersedia di Pulau Banda, yaitu guest house, rumah makan dengan menu tradisional dan toko suvenir. Selain menyelam, hiking di desa tradisional, hutan pala dan reruntuhan peninggalan Belanda di kota Bandaneira adalah kegiatan yang mengasyikkan. Jangan lupa menutup hari berpetualangmu di sini dengan menyaksikan matahari terbenam di pantai selatan Banda Besar yang akan membuatmu terkesima.
2. Pulau Bacan, Halmahera Selatan
pulau bacan
Pulau Bacan adalah salah satu di antara gugusan Kepulauan Maluku yang terdapat di sebelah barat daya Pulau Halmahera dan termasuk dalam wilayah Kabupaten Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara. Pulau Bacan memiliki beberapa spot wisata menarik seperti Benteng Barnevald yang merupakan peninggalan sejarah dari masa pendudukan bangsa Portugis. Sayangnya benteng berada dalam kondisi kurang terawat, namun jangan khawatir kamu masih bisa menikmati pemandangan menakjubkan dengan berdiri di bagian atas benteng. Di sini kamu bisa saksikan jernihnya air laut hingga kamu bisa melihat terumbu karang berikut aneka macam ikan yang berenang di dalamnya, dan ada juga rumah-rumah kayu yang dibangun di atas air dan didiami Suku Bajo.
Selain itu masih ada Pantai Pawete, Masjid dan Keraton Sultan Bacan serta cagar alam Pulau Bacan yang semuanya tak akan habis dinikmati dalam waktu sehari saja. Ada beberapa hotel dan guest house yang bisa kamu sewa sementara berjalan-jalan di Pulau Bacan. Jangan lupa membawa pulang batu permata khas Pulau Bacan yang kini sedang hip dan menjadi buah bibir berkat keunikannya, yaitu menghasilkan warna yang sesuai dengan panas tubuh orang yang memakainya.
3. Kota Ambon
kota ambon
Kota yang juga disebut dengan Amboina atau Ambon Manise yang artinya kota Ambon yang indah atau cantik. Sebutan itu sepertinya nggak berlebihan karena meski pernah jatuh akibat kerusuhan SARA di tahun 1999, kota Ambon berhasil memikat siapapun yang mengunjunginya berkat keindahan alam dan keramahtamahan penduduknya. Berada di tepi pantai membuat Kota Ambon kaya akan obyek wisata pantai yang masing-masing memiliki ciri khas. Misalnya Pantai Pintu Kota yang terletak di ujung Kota Ambon. Keunikan pantai ini adalah adanya batu karang besar yang berbentuk seperti gapura. Ada juga Pantai Hunimoa yang terletak sekitar 40 km dari pusat kota. Selain bisa berenang dan duduk-duduk di pasir pantai yang putih besih, kamu juga bisa melihat-lihat bekas lapangan terbang yang digunakan selama masa Perang Dunia II.
Kota Ambon sendiri telah dikenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah sejak berabad silam. Dan ini menjadikan Kota Ambon kaya akan beberapa peninggalan bersejarah lainnya seperti Bunker VOC, puing-puing kapal barang Belanda dan Portugis di dasar perairan Waiyame, Fort Victoria, Museum Siwalima dan masih banyak lagi.
4. Danau Rana, Pulau Buru, Maluku Tengah
danau-rana
Danau Rana adalah salah satu danau terbesar di seantero Kepulauan Maluku dan terletak 63 km dari pusat kota Namlea, salah satu kota teramai di pulau tempat pembuangan penulis legendaris Pramoedya Ananta Toer. Perjalanan untuk mencapainya juga tidak mudah, travelers. Pertama-tama kamu harus naik kapal feri dari Kota Ambon ke Pulau Buru. Sampai di Pulau Buru kamu harus naik mobil selama 1,5 jam dari kota Namlea ke Desa Wamlana, Kecamatan Air Buaya. Nah, dari Desa Wamlana ini kamu harus meneruskan perjalanan sekitar 43 km sebelum mencapai Danau Rana.
Yang membuat Danau Rana menarik adalah pemandangan di sekitarnya, yaitu hutan yang masih alami, berpadu dengan pantulan langit di permukaan air jernih dan dihiasi bunga teratai. Suasana jadi makin syahdu ketika hari menjelang senja dan air danau yang tenang memantulkan warna langit lembayung. Rasanya seperti di surga, travelers!
Berminat menjadi saksi keindahan panorama alam Maluku? Yuk cari hotelnya di Pegipegi dan nikmati liburan kamu!
Baca Selanjutnya→


Ora Beach atau Pantai Ora terletak di Pulau Seram, Maluku Tengah. Inilah surga dunia. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan suasana yang damai dengan pemandangan alam (khususnya pantai) yang sangat indah.Pantai Ora memang sangat menawarkan keindahan alam yang tiada duanya, satu lagi bukti untuk para wisatawan diluar sana bahwa Indonesia mempunyai pantai yang indah.


Ini salah satu bukti bahwa Indonesia sangat kaya dengan keindahan alamnya jika mau dijaga dengan baik. Bagi para wisatawan, di pantai ini telah disediakan resort-resort yang berdiri di atas pantai dengan air yang sangat jernih. Resort-resort di sini berbentuk rumah panggung dengan material kayu sehingga menimbulkan suasana nyaman untuk bersantai menghilangkan penat atau beban pikiran. Tempat ini sangat memanjakan pengunjungnya yang ingin mencari ketenangan pikiran.


Selain itu, pemandangan alamnya juga tak kalah jika dibandingkan dengan pantai Lanikai Oahu di Hawaii atau Pulau Maladewa. Setidaknya kita tidak harus jauh-jauh pergi ke luar negeri karena ternyata Indonesia pun punya keindahan serupa.


Yang menjadi tugas kita adalah tetap menjaga keindahan alamnya agar tidak pudar oleh karena tangan-tangan jahil yang tidak bertanggungjawab. Di pantai ora ini, tumbuhan karang-karang dan hewan-hewan lautnya masih berjumlah banyak dan masih terawat dengan baik, mungkin karena tempat ini belum terlalu terekspos sehingga belum banyak yang datang dan merusak.


Negeri ini bersebelahan dengan Saleman. Bisa ditempuh melalui laut dari Saleman atau dari Jalan Trans Seram. Penginapan berlokasi di antara permukiman penduduk yang hampir 40 persen di antaranya membangun rumah di atas laut. Penginapan ini pun dibangun di atas laut dengan terumbu karang dan ikan karang beraneka warna menghiasi dasar laut.


Muhammad Ali, pemilik penginapan, mengatakan, selain snorkle, pengunjung juga bisa melintasi Sungai Salawai untuk melihat proses pembuatan sagu, pengambilan buah kelapa, atau melihat beragam jenis burung di muara sungai di Teluk Sulaiman.
Wisatawan juga bisa trekking melintasi hutan yang masih lestari di balik Negeri Sawai, menuju Pusat Pendidikan dan Rehabilitasi Satwa di Dusun Masihulan, Sawai, tempat melihat penangkaran burung kakaktua seram dan nuri seram. Jangan lupa melihat gua, air terjun, atau menghabiskan malam di pondok, di tengah hutan, yang sengaja dibangun oleh Ali.


Kegiatan-kegiatan ini bisa menyedot wisatawan sampai 500 orang setiap tahun. Mayoritas turis asing dari Belanda, Amerika Serikat, dan Jepang. Bahkan, tahun ini, sudah 20 grup turis dari sejumlah negara yang pesan temmpat. Setiap grup berjumlah sedikitnya 10 orang


Aktivitas pariwisata di Teluk Sulaeman, persisnya di Saleman dan Sawai ini, sebetulnya sudah dirintis sejak pertengahan 1990. Namun, saat mencapai puncak kejayaan, industri ini meredup, bahkan mati total akibat kerusuhan Maluku pada 1999.

Surga di Pantai ORA Maluku Tengah (LIHATLAH ANDA AKAN KAGUM PHOTONYA)

PKBM MELATI BONTANG   at  16.44  No comments


Ora Beach atau Pantai Ora terletak di Pulau Seram, Maluku Tengah. Inilah surga dunia. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan suasana yang damai dengan pemandangan alam (khususnya pantai) yang sangat indah.Pantai Ora memang sangat menawarkan keindahan alam yang tiada duanya, satu lagi bukti untuk para wisatawan diluar sana bahwa Indonesia mempunyai pantai yang indah.


Ini salah satu bukti bahwa Indonesia sangat kaya dengan keindahan alamnya jika mau dijaga dengan baik. Bagi para wisatawan, di pantai ini telah disediakan resort-resort yang berdiri di atas pantai dengan air yang sangat jernih. Resort-resort di sini berbentuk rumah panggung dengan material kayu sehingga menimbulkan suasana nyaman untuk bersantai menghilangkan penat atau beban pikiran. Tempat ini sangat memanjakan pengunjungnya yang ingin mencari ketenangan pikiran.


Selain itu, pemandangan alamnya juga tak kalah jika dibandingkan dengan pantai Lanikai Oahu di Hawaii atau Pulau Maladewa. Setidaknya kita tidak harus jauh-jauh pergi ke luar negeri karena ternyata Indonesia pun punya keindahan serupa.


Yang menjadi tugas kita adalah tetap menjaga keindahan alamnya agar tidak pudar oleh karena tangan-tangan jahil yang tidak bertanggungjawab. Di pantai ora ini, tumbuhan karang-karang dan hewan-hewan lautnya masih berjumlah banyak dan masih terawat dengan baik, mungkin karena tempat ini belum terlalu terekspos sehingga belum banyak yang datang dan merusak.


Negeri ini bersebelahan dengan Saleman. Bisa ditempuh melalui laut dari Saleman atau dari Jalan Trans Seram. Penginapan berlokasi di antara permukiman penduduk yang hampir 40 persen di antaranya membangun rumah di atas laut. Penginapan ini pun dibangun di atas laut dengan terumbu karang dan ikan karang beraneka warna menghiasi dasar laut.


Muhammad Ali, pemilik penginapan, mengatakan, selain snorkle, pengunjung juga bisa melintasi Sungai Salawai untuk melihat proses pembuatan sagu, pengambilan buah kelapa, atau melihat beragam jenis burung di muara sungai di Teluk Sulaiman.
Wisatawan juga bisa trekking melintasi hutan yang masih lestari di balik Negeri Sawai, menuju Pusat Pendidikan dan Rehabilitasi Satwa di Dusun Masihulan, Sawai, tempat melihat penangkaran burung kakaktua seram dan nuri seram. Jangan lupa melihat gua, air terjun, atau menghabiskan malam di pondok, di tengah hutan, yang sengaja dibangun oleh Ali.


Kegiatan-kegiatan ini bisa menyedot wisatawan sampai 500 orang setiap tahun. Mayoritas turis asing dari Belanda, Amerika Serikat, dan Jepang. Bahkan, tahun ini, sudah 20 grup turis dari sejumlah negara yang pesan temmpat. Setiap grup berjumlah sedikitnya 10 orang


Aktivitas pariwisata di Teluk Sulaeman, persisnya di Saleman dan Sawai ini, sebetulnya sudah dirintis sejak pertengahan 1990. Namun, saat mencapai puncak kejayaan, industri ini meredup, bahkan mati total akibat kerusuhan Maluku pada 1999.
Baca Selanjutnya→

Selasa, 03 Maret 2015


PKBM MELATI BONTANG   at  15.45  No comments


Baca Selanjutnya→

Kamis, 26 Februari 2015











PKBM MELATI BONTANG   at  17.34  No comments











Baca Selanjutnya→

Rabu, 25 Februari 2015




PKBM MELATI BONTANG   at  16.42  No comments




Baca Selanjutnya→

Diskusi

© 2015 Suleiman Lussy. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9Published..Blogger Templates
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.