Sesekali tidak ada salahnya kan
mengucap syukur karena kita dilahirkan dan dibesarkan di Indonesia,
negara kepulauan terbesar di dunia yang menyimpan seribu satu macam
surga di jajaran pulau-pulaunya yang tersembunyi. Keindahan alam dan
budaya di seluruh penjuru Indonesia tampaknya seperti nggak ada
habisnya, dan beberapa spot wisata baru selalu dapat dengan mudah
ditemukan ketika para pelancong mulai merasa bosan dengan suatu spot
wisata yang telah terlalu ramai dan penuh sesak oleh para pencari
hiburan.
Pegipegi akan mengajak kamu melancong ke Indonesia Bagian Timur yang
masih relatif sepi dari perhatian turis dan pemberitaan media massa.
Meski jarang masuk koran bukan berarti Kepulauan Maluku tidak istimewa,
travelers. Nih daftar 5 tempat wisata keren di Kepulauan Maluku yang
wajib kamu kunjungi.
1. Pulau Banda, Maluku Tengah

Ini dia spot wisata idaman buat para pecinta diving dan snorkeling.
Taman Laut Banda yang terletak di antara Pulau Neira, Pulau Gunung Api,
Pulau Ai, Pulau Sjahrir dan Pulau Hatta ini termasuk dalam wilayah
Kabupaten Maluku Tengah. Kamu bisa mencapai lokasi ini dengan menumpang
kapal feri selama satu malam dari ibu kota Kepulauan Maluku, Kota Ambon,
dan meski perjalanan memakan waktu cukup lama kamu tak akan menyesal
jika telah melihat dengan mata kepala sendiri indahnya taman laut di
bawah permukaan air Laut Banda. Di sini kamu bisa menjumpai sekitar 350
spesies biota laut, termasuk beberapa jenis terumbu karang purba yang
keberadaannya terancam punah.
Kalo nggak bisa menyelam kamu masih bisa menikmati keindahan taman
laut dan melihat ikan paus dan lumba-lumba dari atas perahu, travelers. O
ya, kamu juga bisa mencoba memancing ikan tuna dan cakalang, tentunya
dengan bantuan dari para nelayan setempat. Ada beberapa fasilitas bagi
turis yang tersedia di Pulau Banda, yaitu guest house, rumah makan
dengan menu tradisional dan toko suvenir. Selain menyelam, hiking di
desa tradisional, hutan pala dan reruntuhan peninggalan Belanda di kota
Bandaneira adalah kegiatan yang mengasyikkan. Jangan lupa menutup hari
berpetualangmu di sini dengan menyaksikan matahari terbenam di pantai
selatan Banda Besar yang akan membuatmu terkesima.
2. Pulau Bacan, Halmahera Selatan

Pulau Bacan adalah salah satu di antara gugusan Kepulauan Maluku yang
terdapat di sebelah barat daya Pulau Halmahera dan termasuk dalam
wilayah Kabupaten Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara. Pulau Bacan
memiliki beberapa spot wisata menarik seperti Benteng Barnevald yang
merupakan peninggalan sejarah dari masa pendudukan bangsa Portugis.
Sayangnya benteng berada dalam kondisi kurang terawat, namun jangan
khawatir kamu masih bisa menikmati pemandangan menakjubkan dengan
berdiri di bagian atas benteng. Di sini kamu bisa saksikan jernihnya air
laut hingga kamu bisa melihat terumbu karang berikut aneka macam ikan
yang berenang di dalamnya, dan ada juga rumah-rumah kayu yang dibangun
di atas air dan didiami Suku Bajo.
Selain itu masih ada Pantai Pawete, Masjid dan Keraton Sultan Bacan
serta cagar alam Pulau Bacan yang semuanya tak akan habis dinikmati
dalam waktu sehari saja. Ada beberapa hotel dan guest house yang bisa
kamu sewa sementara berjalan-jalan di Pulau Bacan. Jangan lupa membawa
pulang batu permata khas Pulau Bacan yang kini sedang
hip dan menjadi buah bibir berkat keunikannya, yaitu menghasilkan warna yang sesuai dengan panas tubuh orang yang memakainya.
3. Kota Ambon

Kota yang juga disebut dengan Amboina atau Ambon Manise yang artinya
kota Ambon yang indah atau cantik. Sebutan itu sepertinya nggak
berlebihan karena meski pernah jatuh akibat kerusuhan SARA di tahun
1999, kota Ambon berhasil memikat siapapun yang mengunjunginya berkat
keindahan alam dan keramahtamahan penduduknya. Berada di tepi pantai
membuat Kota Ambon kaya akan obyek wisata pantai yang masing-masing
memiliki ciri khas. Misalnya Pantai Pintu Kota yang terletak di ujung
Kota Ambon. Keunikan pantai ini adalah adanya batu karang besar yang
berbentuk seperti gapura. Ada juga Pantai Hunimoa yang terletak sekitar
40 km dari pusat kota. Selain bisa berenang dan duduk-duduk di pasir
pantai yang putih besih, kamu juga bisa melihat-lihat bekas lapangan
terbang yang digunakan selama masa Perang Dunia II.
Kota Ambon sendiri telah dikenal sebagai pusat perdagangan
rempah-rempah sejak berabad silam. Dan ini menjadikan Kota Ambon kaya
akan beberapa peninggalan bersejarah lainnya seperti Bunker VOC,
puing-puing kapal barang Belanda dan Portugis di dasar perairan Waiyame,
Fort Victoria, Museum Siwalima dan masih banyak lagi.
4. Danau Rana, Pulau Buru, Maluku Tengah

Danau Rana adalah salah satu danau terbesar di seantero Kepulauan Maluku
dan terletak 63 km dari pusat kota Namlea, salah satu kota teramai di
pulau tempat pembuangan penulis legendaris Pramoedya Ananta Toer.
Perjalanan untuk mencapainya juga tidak mudah, travelers. Pertama-tama
kamu harus naik kapal feri dari Kota Ambon ke Pulau Buru. Sampai di
Pulau Buru kamu harus naik mobil selama 1,5 jam dari kota Namlea ke Desa
Wamlana, Kecamatan Air Buaya. Nah, dari Desa Wamlana ini kamu harus
meneruskan perjalanan sekitar 43 km sebelum mencapai Danau Rana.
Yang membuat Danau Rana menarik adalah pemandangan di sekitarnya,
yaitu hutan yang masih alami, berpadu dengan pantulan langit di
permukaan air jernih dan dihiasi bunga teratai. Suasana jadi makin
syahdu ketika hari menjelang senja dan air danau yang tenang memantulkan
warna langit lembayung. Rasanya seperti di surga, travelers!
Berminat menjadi saksi keindahan panorama alam Maluku? Yuk cari hotelnya di Pegipegi dan nikmati liburan kamu!